Menu
yovitaproperty

Marketing Associate Century 21 Zawa 2

08111000122

Shophouse Mediterania Garden 2 Tower Helonica Jasmin No.1C Jalan S.Parman Kav 28, Jakarta Barat 11470

Mengelola Keuangan Berdasarkan Skala Prioritas

Wednesday, May 6th 2020.

Di tengah wabah corona seperti sekarang mungkin ada sebagian dari kamu yang harus kehilangan penghasilan kamu. Di sisi lain, banyak barang yang harganya mulai naik, dari kenaikan harga masker, multivitamin, antiseptik dll, harga bahan pokok juga uda mulai naik, belum lagi harga barang-barang import juga melambung tinggi karena pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar.

Nah mungkin kamu ada yang bingung gimana ya cara atur keuangan pada ekonomi sekarang? Apa harus kurangi jatah makan, atau harus ngutang aja biar kebutuhan hidup terpenuhi? Pengeluaran mana yang harus dikorbanin? Nah aku akan bahas nih bagaiman cara mengatur pengeluaran di tengah ekonomi seperti sekarang, khususnya dari sisi pengeluaran.

Sebetulnya secara umum hal yang perlu kita lakukan saat penghasilan berkurang dan harga barang naik yaitu berhemat. Kedengarannya emang simple nih tapi banyak banget yang belum ngerti bedanya berhemat dengan mengatur keuangan secara efektif dan tepat sasaran. Nah di sini kita akan sama-sama belajar bahwa sebenarnya  yang kita butuhkan bukan sekedar berhemat doang tapi juga gimana cara mengelola keuangan supaya kita tuh bisa tetap memenuhi kebutuhan yang penting dan prioritas. Caranya gimana sih?

Pertama nih kamu harus tau dulu kebutuhan kamu berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensinya. Hal yang penting itu maksudnya gimana sih? Maksudnya tuh sesuatu yang harus ada di hidup kamu dan kalau sampe sesuatu tuh gak ada, bakal ada dampak negatif buat kamu. Sementara hal yang urgent itu adalah sesuatu yang mendesak nih, yang terikat sama waktu, yang harus dipenuhi saat itu juga atau dalam waktu dekat. Oh iya, kebutuhan yang penting dan mendesak itu ga sama yah dengan setiap orang. Karena setiap orang punya kondisi dan latar belakang yang berbeda-beda. Misal seorang pelajar tentu punya kebutuhan yang beda dengan seorang karyawan. Seorang karyawan yang belum berkeluarga tentu punya kebutuhan yang berbeda juga dengan kepala keluarga yang punya tanggungan, begitu juga dengan ibu rumah tangga dan lain-lain. Nah sekarang kita golongin yuk kebutuhan yang berdasarkan kepentingan dan urgensinya.

 1. Penting dan Mendesak

Ini adalah kebutuhan yang harus kamu penuhi dan sifatnya mendesak. Contohnya makanan, air minum, obat-obatan, kebersihan badan, pulsa internet, listrik, bayar sewa rumah, polis asuransi dan lain-lain. Tapi kebutuhan setiap orang gak selalu sama. Misalnya untuk para driver ojek online, bensin dan pulsa menjadi kebutuhan yang penting dan mendesak karena berkaitan dengan pendapatan mereka. Untuk para petugas medis, alat perlindungan diri adalah hal yang penting dan mendesak ketika wabah corona ini sedang berlangsung. Dan untuk kita masyarakat umum, makanan yang sehat, multivitamin, sabun cuci tangan hingga membeli polis asuransi menjadi hal yang penting dan mendesak untuk melindungi diri dari wabah corona. Ingat, kebutuhan setiap orang gak sama. Apa yang penting dan mendesak buat kamu, belum tentu penting dan mendesak buat orang lain.

2. Penting tapi gak mendesak

Simplenya kamu butuh sama hal tersebut tapi itu bukan hal yang mendesak yang harus kamu penuhi saat ini juga atau dalam waktu dekat. Contohnya pakaian. Kita butuh pakaian, tapi kita ga harus beli baru sekarang juga kan masih ada pakaian yang lama, alat transportasi dan bensin kita masih bisa menggunakan transportasi umum yang ada.

3. Gak penting tapi mendesak

Contohnya barang diskonan, misal kamu ga butuh smartphone baru, kendaraan baru, atau barang kebutuhan lainnya yang kamu sudah punya, tapi lagi ada diskon dalam waktu dekat. Ya simplenya kalau kamu mau dapetin produk tersebut dengan harga diskon ya harus beli dalam waktu dekat.

4. Gak penting dan gak mendesak 

Kamu gak butuh dan gak harus beli sekarang juga. Simplenya ini sesuatu yang kalau sesuatu tersebut gak ada gak akan berdampak apapun, atau gak akan berdampak signifikan buat hidup kamu. Contoh boba milk tea, jam tangan bermerk, beli mobil baru, atau jam tangan bermerek dan mahal. Tapi inget ya apa yang gak penting dan gak mendesak buat aku belum tentu gak penting dan gak mendesak buat kamu.

Nah dengan mengklasifikasikan kebutuhan seperti ini, kita jadi tau sebenarnya apa sih yang harus kita eliminasi atau yang harus kita hemat? Kalau mau menghemat mulai menghapus hal berdasarkan dari prioritasnya. Pertama mengeliminasi hal yang gak penting dan gak mendesak. Inget kamu kan mau mengatur keuangan kamu dengan menekan pengeluaran, jadi kamu harus bisa mengendalikan diri juga. Masih mau berhemat lagi? oke, eliminasi lagi hal-hal yang gak penting tapi medesak. Jangan gatel lihat diskon atau flash sale. Ingat barangnya tuh gak penting dan belum tentu kamu pakai juga. Kadang nih diskon-diskon tuh cuma bikin kamu ngerasa diuntungin doang, padahal tanpa sadar kamu jadi konsumtif dan boros untuk hal-hal yang gak esensial buat hidup kamu. Masih belum cukup? Eliminasi lagi hal yang penting tapi gak mendesak. Kalau keuangan kamu terbatas , hal penting yang belum mendesak kamu kesampingkan dulu. Toh masih bisa dibeli nanti kan. Misalnya tunda dulu deh beli bajunya, atau jangan gatel dulu pengen buru-buru beli motor atau mobil.  Pada akhirnya hanya tersisa hal yang penting dan mendesak. Ini adalah hal yang perlu kamu upayakan untuk kamu penuhi. Jika keuangan kamu terbatas, fokuslah pada hal-hal yang ada di kategori ini. Inget jangan sampai kamu kurangi makan yang bernutrisi hanya demi segelas boba atau sebungkus rokok.

Nah sekarang coba deh kamu buat pemetaan kebutuhan kamu, karena bisa jadi nih selama ini uang kamu terkuras untuk hal-hal yang gak penting dan gak mendesak. Ok deh segitu aja yang mau aku smpaiin, semoga tipsnya bermanfaat ya. Jika kamu ada tips lain boleh nih komentar biar bisa jadi pembelajaran juga.

Properti Terbaru

DISEWA! Taman Anggrek Residences, 1BR 38m

Rp 70.000.000,-/tahun
Jl. Tj. Duren Timur 2, RT. 12 / RW. 1, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat
Lt/Lb : 38m m² / 38m m²
Lihat Detail »

DIJUAL! Apartemen Neo Soho Avenue Unfurnish Price 3M

Rp. 3.000.000.000
Jln. S Parman Kav 28, Central park, Jakarta Barat
Lt/Lb : 96,96 m2 m² / 96,96 m2 m²
Lihat Detail »

DISEWA! Apartemen Mediterania Garden 2

55 Juta /Tahun

Lt/Lb : 42 m² / 42 m²
Lihat Detail »

DIJUAL! Apartment Gading Nias Murah Dekat Stasiun LRT Kelapa Gading Jakarta Utara

Rp. 300.000.000
Jl. Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240
Lt/Lb : 35 m2 m² / 35 m2 m²
Lihat Detail »